Jajak Pendapat
Bagaimana Pendapat Anda Tentang Pelayanan Kesehatan Yang Anda Terima di RSUD Wangaya Kota Denpasar?
Baca Berita

Selamat hari raya nyepi tahun baru caka 1940

Oleh : rsudwangaya | 13 Maret 2018 | Dibaca : 197 Pengunjung

Makna dan Sejarah Hari Raya Nyepi.

Hari Raya Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun Baru Saka. Hari ini jatuh pada hitungan pinanggal apisan Sasih Kadasa, atau tanggal pertama atau kesatu bulan ke sepuluh dalam Kalender Hindu. Pada tahun 2018 sendiri tepatnya jatuh pada hari
Sabtu tanggal 17 Maret 2018. Sedangkan rangkaian Nyepi sudah dimulai sekitar tiga hari sebelumnya dan berakhir sehari setelahnya. Hari Raya Nyepi sebenarnya merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan penanggalan/kalender Saka, yang dimulai sejak tahun 78 Masehi.

Kita semua tahu bahwa Agama Hindu berasal dari India. Sebelum Masehi kondisi di India sering diwarnai dengan pertikaian yang panjang antara suku bangsa yang memperebutkan kekuasaan sehingga penguasa (Raja) yang menguasai India silih berganti dari berbagai suku, yaitu: Pahlawa, Yuehchi, Yuwana, Malawa, dan Saka. Di antara suku-suku itu yang paling tinggi tingkat kebudayaanya adalah suku Saka. Ketika suku Yuehchi di bawah Raja Kaniska berhasil mempersatukan India maka secara resmi kerajaan menggunakan sistem kalender suku Saka. Keputusan penting ini terjadi pada tahun 78 Masehi.

Sejak itu sistem kalender Saka digunakan terus menerus hingga saat ini yang disebut Tahun Saka. Itulah sebabnya sistem kalender Hindu “seolah-olah terlambat” 78 tahun dari kalender Masehi. Pada tahun 456 M (atau Tahun 378 Saka), datanglah ke Indonesia seorang Pendeta penyebar Agama Hindu yang bernama Aji Saka asal dari Gujarat, India. Beliau mendarat di pantai Rembang (Jawa Tengah) dan mengembangkan Agama Hindu di Jawa.

Ketika Majapahit berkuasa, (abad ke-13 M) sistem kalender Tahun Saka dicantumkan dalam Kitab Nagara Kartagama. Masuknya Agama Hindu ke Bali kemudian disusul oleh penaklukan Bali oleh Majapahit pada abad ke-14 dengan sendirinya membakukan sistem Tahun Saka di Bali hingga sekarang. Perpaduan budaya (akulturasi) Hindu India dengan kearifan lokal budaya Hindu di Indonesia (Bali khususnya) dalam perayaan Tahun Baru Caka inilah yang menjadi pelaksanaan Hari Raya Nyepi unik seperti saat ini.

Direktur beserta Karyawan dan Karyawati Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Kota Denpasar mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1940


Oleh : rsudwangaya | 13 Maret 2018 | Dibaca : 197 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Facebook
Twitter