Jajak Pendapat
Bagaimana Pendapat Anda Tentang Pelayanan Kesehatan Yang Anda Terima di RSUD Wangaya Kota Denpasar?
Baca Berita

RSUD Wangaya Kini Miliki Dokter Ahli Utama

Oleh : rsudwangaya | 23 November 2017 | Dibaca : 287 Pengunjung

Rai Mantra menyebut pelantikkan pejabat fungsional ahli utama ini merupakan Keputusan Presiden Republik Inodnesia Nomor 66/M Tahun 2017, Tanggal 26 Okotber 2017. Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan Fungsional Ahli Utama.

Rai Mantra mengucapkan selamat kepada dr. Suryana yang telah dilantik, untuk mengabdi kembali selama lima tahun kedepan di RSUD Wangaya. RSUD Wangaya sekarang ini sudah masuk kategori Rumah Sakit dengan Tipe Pendidikan Plus, jadi sudah bisa para dokter mengabdi sampai maksimal usia 65 tahun di RSUD Wangaya. “Untuk itu diharapkan kepada para dokter yang ada di RSUD Wangaya khususnya dokter ahli utama yang telah dilantik dapat menjalankan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya melayani masyarakat, selain itu juga harus rajin menginput administrasi RSUD Wangaya agar bisa mencapai tingkat kerja secara maksimal,” ujar Rai Mantra.

Selain itu, Rai Mantra juga meminta kepada RSUD Wangaya untuk terus meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat dan tingkat profesionalisme kerja yang lebih baik lagi, apalagi sekarang ini RSUD Wangaya sudah melaksanakan pembaharuan pembangunan gedung. Ini harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan pola pikir yang baru serta maju. Dan untuk manajerial, harus ada konsultan-konsultan yang masuk untuk memberikan evaluasi pengembangan SDM itu sendiri. “Itulah yang harus dilaksankan sekarang, karena RSUD Wangaya sekarang ini telah bertranformasi dari Rumah Sakit non Pendidikan menjadi Rumah Sakit dengan Tipe Pendidikan Plus,” tandas Rai Mantra.

Direktur RSUD Wangaya, dr. Setiawati Hartawan,M.Kes, mengatakan pelantikkan ini terkait dengan PP Nomor 11 Tahun 2017, yang mengaharuskan ada pelantikan untuk pejabat Ahli Madya menjadi Ahli Utama. Sebelumnya di Denpasar pejabat Ahli Utama belum pernah ada, dengan adanya PP Nomor 11 Tahun 2017 ini bisa dilaksanakan pelantikkan pejabat Ahli Utama yang bersifat harus. “ Dengan pelantikkan ini, para dokter spesialis yang memang tenaganya masih sangat dibutuhkan yang tadinya batas usia pensiun 60 tahun, kini diperpanjang menjadi 65 tahun. Ini merupakan yang pertama ada di Denpasar, yang setahu saya di Indonesia baru beberapa daerah yang melaksanakannya, “ ungkap dr. Setiawati.


Oleh : rsudwangaya | 23 November 2017 | Dibaca : 287 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Facebook
Twitter