Jajak Pendapat
Bagaimana Pendapat Anda Tentang Pelayanan Kesehatan Yang Anda Terima di RSUD Wangaya Kota Denpasar?
Baca Berita

Ungkapan Rasa Syukur GARING JOGER Kepada Pasien Kurang Mampu di RSUD Wangaya

Oleh : ayagnawdusr | 27 Juli 2017 | Dibaca : 495 Pengunjung

Makan tiGA piRING (GARING) sehari nampaknya menumbuhkan rasa syukur yang tidak dapat diungkapkan dengan apapun, artinya dengan makan tiga kali dalam satu hari kita sudah memenuhi taraf kehidupan lebih dari cukup. Namun daripada itu masih pula kita jumpai beberapa sanak saudara kita yang belum bisa memenuhi kebutuhan hidupnya, baik itu dalam hal pangan, sandang ataupun tempat tinggal layak huni.

Dengan filosofi “Kumpulan orang-orang waras yang sudah merasa mampu & mau bersyukur kepada Tuhan atas rejeki tiga piring sehari” membuat tim GARING (tiGA piRING) dari JOGER, salah satu pabrik konfeksi terbesar di Bali, yang terkenal dengan design kaos kata-katanya, ikut membantu pasien-pasien kurang mampu yang sedang menjalani perawatan di RSUD Wangaya Kota Denpasar. “Tujuan dari GARING ini sendiri adalah ungkapan rasa syukur atas rejeki yang sudah kita terima, dalam kamus JOGER sendiri ada namanya PMDN (Penanaman Modal Dunia Nyata) yaitu perusahaan JOGER itu sendiri, yang bertugas untuk mencari rejeki secara baik-baik, legal dan menyenagkan. Kemudian ada PMA (Penanaman Modal Akhirat), nah GARING ini adalah PMA kami, jadi GARING ini adalah wadah untuk menyalurkan kelebihan rejeki yang kami terima,” demikan diungkapkan Koordinator GARING, Bapak R. Darmawan, ketika melakukan kunjungan sosial memberikan bantuan kepada pasien kurang mampu di RSUD Wangaya, Rabu (26/7) kemarin.

GARING sendiri terbentuk pada tahun 1981, satu tahun setelah perusahaan JOGER berdiri. Awalnya pemberian bantuan dilakukan di lingkungan intern, namun dengan pesatnya perkembangan keuntungan yang diperoleh jadilah GARING ini sebagai penyalur kelebihan rejeki untuk membantu sesama.

Lebih lanjut Darmawan mengatakan, kegiatan dari GARING sudah dilaksanakan selama lebih kurang 36 tahun, sangat banyak manfaat yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang bisa dikatakan belum GARING (tiGA piRING) dalam sehari. “kami sudah melakukan beberapa kali kegiatan sosial , yaitu bedah rumah, dan bedah rumah sudah kami lakukan sebanyak 60 kali pada 2017 ini, kemudian pemberian sembako bagi abdi masyarakat seperti tukang sapu dijalan, polisi, dan lain-lain,” imbuhnya.

Terkait pemberian bantuan di RSUD Wangaya bagi pasien kurang mampu, telah dilakukan GARING pada kesekian kalinya. Pada tahun 2017 ini, GARING sudah dua kali melaksanakan kegiatan sosial, ini kali kedua GARING melaksanakan kegiatan yang sama, menyasar pasien-pasien kurang mampun di kelas III, dan sebanyak 13 orang menerima bantuan berupa uang tunai sejumlah Rp.350.000 per pasien. “ Kami sangat senang melakukan kegiatan GARING di RSUD Wangaya, karena RSUD Wangaya ini adalah rumah sakit luar biasa. Dengan kesiapannya menyediakan sasaran yang kami butuhkan, koordinasi yang baik dengan bagian Humas, pelayanan yang ramah, fasilitas lengkap dan didukung dengan lingkungan yang berih dan rapi, Ruang kelas III saja menggunakan AC, maka dari itu kami berkesan melaksanakan kegiatan ini di Rumah Sakit Wangaya. Kedepan kami harapkan kerjasama yang baik ini tetap terjalin, dan kami ingin mengurangi kecemburuan sosial, tetapi ingin menumbuhkan kecemburuan untuk berbuat sosial,” tutup R. Darmawan. dns_humas


Oleh : ayagnawdusr | 27 Juli 2017 | Dibaca : 495 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Facebook
Twitter