Musyawarah IBI Ranting RSUD Wangaya

  • 19 Oktober 2019
  • Oleh: RSUD Wangaya
  • Dibaca: 1640 Pengunjung

Tidak seperti biasanya, ruang pertemuan bawah RSUD Wangaya tampak ramai dipenuhi undangan, dalam acara musyawarah ranting Ikatan Bidan Indonesia (IBI) RSUD Wangaya Kota Denpasar yang sekaligus memilih ketua ranting baru untuk periode lima tahun mendatang. Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua Ikatan Bidan Cabang Denpasar, beberapa dokter ahli kandungan dilingkungan RSUD Wangaya Kota Denpasar dan tentunya Plt. Direktur RSUD Wangaya Kota Denpasar beserta jajarannya ini, dimulai pukul 08.00 wita, Sabtu (19/10) pagi tadi.

Sekitar 90 undangan memenuhi ruang pertemuan, dimana lebih banyak dihadiri oleh kalangan berlatar pendidikan sains terapan tentunya. Ketua panitia kegiatan Nyoman Suratni menyampaikan dalam laporannya, bahwa MUSRAN ini dilaksanakan untuk mengevaluasi kinerja dan menyesuaikan perkembangan serta pertumbuhan organisasi, yang dilaksanakan selambat-lambatnya 6 bulan setelah MUSCAB PC IBI Tahun 2019. 'Musran IBI merupakan forum musyawarah tertinggi organisasi IBI ditingkat ranting, juga sebagai wahana konsulidasi, serta pembinaan organisasi tingkat ranting dan anggota, yang dilaksanakam satu kali dalam satu masa bakti kepengurusan', jelas Suratni.

Saat ini ranting IBI RSUD Wangaya Kota Denpasar diketuai oleh Ibu I.A Rohini, S.ST., dalam kesempatan ini pula menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan citra IBI melalui konsulidasi organisasi. Selain itu dapat terlaksananya pengambilan keputusan lain yang dianggap penting untuk perkembangan dan kemajuan organisasi. 'Dalam musran ini kami ingin bidan lebih dikenal oleh masyarakat luas, bahwa profesi bidan dapat memberikan prospek yang positif kedepannya', tambah Dayu Rohini, yang saat ini juga bertugas di Poliklinik Kebidanan dan Kandungan RSUD Wangaya Kota Denpasar.

Sementara itu hadir pula pengurus dari IBI Cabang Denpasar, yang dihadiri langsung ketuanya yaitu ibu Ni Ketut Sri Muliari. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa IBI saat ini sudah berusia 68 tahun, berdiri sejak 24 November 1951. Untuk cabang Denpasar sendiri sudah ada tiga ranting yaitu ranting RSUD Wangaya Kota Denpasar, RSUP Sanglah dan RSAD Denpasar. 'Tidak tertutup hanya untuk rumah sakit negeri saja, rumah sakit bukan pemerintahpun bisa menjadi ranting jika para anggota sudah menginginkan membentuk ranting. Dengan syarat sesuai AD ART, sudah melebihi anggota dari 75 orang dan bisa membentuk struktur organisasi', tambah Sri Muliari. Ia juga berharap bidan dapat lebih eksis dalam semua bidang, baik pengetahuan, keterampilan dan bisa menjaga nama baik organisasi. 'Kedepan kami akan tetap berusaha untuk menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian anak, yang merupakan program jangka pendek kami', tambah bidan yang saat ini berusia kepala lima ini.

Kegiatan yang berakhir pada pukul 13.00 ini, ditutup dengan santap siang bersama dan pemilihan ketua ranting, dan pada akhirnya Ida Ayu Rohini, S.ST kembali dipercaya untuk memimpin organisasi IBI Ranting RSUD Wangaya Kota Denpasar. Selamat kepada Ketua dan pengurus terpilih.
#humasrsudw2019


  • 19 Oktober 2019
  • Oleh: RSUD Wangaya
  • Dibaca: 1640 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

dr. Dewa Putu Alit Parwita, M.Kes

23

Sep

Desa Ubung Kaja

Air Mati


22

Sep

I made sutawan

LPJ padam





Bagaimana Pendapat Anda Tentang Pelayanan Kesehatan Yang Anda Terima di RSUD Wangaya Kota Denpasar?