Melengkapi Ijin Operasional Alat Limbah Medis

  • 15 Oktober 2019
  • Oleh: RSUD Wangaya
  • Dibaca: 217 Pengunjung

Rumah sakit yang memiliki incenerator (alat pengolahan limbah medis) dalam prosedur dan tata laksana, hendaknya memenuhi syarat, salah satunya adalah ijin pengolahan, khususnya limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). 'Uji emisi ini dilakukan terhadap asap limbah medis, selama 1 minggu dengan waktu efektif 3 hari kedepan, yang dilakukan oleh tim laboratorium ahli dari Jakarta', ucap dr. I.A.Asweni Dewi, M.Kes, saat memantau langsung pengujian emisi asap limbah incenerator, di RSUD Wangaya Kota Denpasar, Selasa (15/10).

Terkait hal tersebut, dokter yang sekaligus menjabat sebagai Wakil Direktur Penunjang dan Pengembangan SDM RSUD Wangaya ini mengatakan, bahwa incenerator dirumah sakit sangat diperlukan sebagai alat untuk pengolahan limbah medis. Di RSUD Wangaya sendiri alat tersebut telah mendapat hibah dari perusahaan di Jepang, karena dipercaya sebagai pilot projek dalam pengolahan limbah B3 khususnya di Denpasar. 'Maka dari itu agar hal tersebut berjalan senergis, disamping karena alat kami masih dalam tahap uji coba, dilakukanlah proses perijinan pengolahan untuk pengesahannya', tambahnya.

Sementara itu, teknisi uji emisi asap limbah yang didatangkan langsung dari PT. UNILAB PERDANA Jakarta, Bapak Lutfi mengatakan, uji emisi terkait pengurusan ijin ini dilakukan selama 3 hari, mulai hari ini Selasa (15/10) s/d Kamis (17/10) mendatang. Sampling diambil selama 3 hari secara bertahap selama kurang lebih 4 jam tiap prosesnya, tentunya akan dilihat terlebih dahulu kelayakan dari alat ini, apakah memungkinkan dikeluarkannya ijin pengolahan B3 atau tidak. 'Sampling yang sudah diambil, kita akan uji lab, dan hasilnya nanti akan diserahkan kepada rumah sakit, kemudian pihak rumah sakit yang nantinya melapor hasil tersebut ke Kementerian Lingkungan Hidup RI, sebagai payung hukum atas ijin yang nantinya dikeluarkan dan berlaku selama 5 tahun', tambah Lutfi mewakili tim teknisi.

#humasrsudw2019


  • 15 Oktober 2019
  • Oleh: RSUD Wangaya
  • Dibaca: 217 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

dr. Dewa Putu Alit Parwita, M.Kes

23

Sep

Desa Ubung Kaja

Air Mati


22

Sep

I made sutawan

LPJ padam





Bagaimana Pendapat Anda Tentang Pelayanan Kesehatan Yang Anda Terima di RSUD Wangaya Kota Denpasar?