Ingin Bertukar Pengalaman, Rumah Sakit Daerah di NTT Studi Banding ke RSUD Wangaya

  • 18 Juni 2019
  • Oleh: rsudwangaya
  • Dibaca: 183 Pengunjung

Sebagai cikal bakal rumah sakit tertua di Bali, RSUD Wangaya sudah menunjukkan taringnya dalam memberikan pelayanan kesehatan dengan baik, sedjak tahoen 1921, apalagi hingga saat ini menyandang predikat akreditasi Paripurna dengan rumah sakit tipe B Pendidikan, yang 2 tahun kedepan genap berusia satu abad, tetap berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Demikian disampaikan Plt. Direktur RSUD Wangaya Kota Denpasar, dr. Dewa Putu Alit Parwita, M.Kes, didampingi jajaran dalam sambutannya, menerima kunjungan studi banding rombongan RSUD DR. T.C. Hillers Maumere dan anggota DPRD Kabupaten Sikka, Propinsi Nusa Tenggara Timur, Selasa (18/6) pagi. Dengan jumlah kurang lebih 20 orang, rombongan tiba pkl. 09.00 wita di Ruang Pertemuan Atas RSUD Wangaya Kota Denpasar.

 

 

Dalam studi banding ini, lebih kepada bertukar informasi mengenai BLUD dan akreditasi rumah sakit. 'Kami sudah mengetahui bahwa RSUD Wangaya meraih predikat akreditasi Paripurna dengan tipe B Pendidikan dan juga melaksanakan sistem BLUD, maka dari itu besar harapan kami kunjungan ini sangat bermanfaat untuk saling tukar pengalaman, serta tidak menutup kemungkinan akan diterapkan dirumah sakit kami nantinya', ucap dr. Clara Francis, MPH., selaku Direktur RSUD DR. T.C. Hillers Maumere, mewakili rombongan.

Hadir pula dalam kesempatan ini Ketua DPRD Kabupaten Sikka Propinsi Nusa Tenggara Timur, Gorgonius N. Bapa. Wakil rakyat dengan perawakan gagah ini menyampaikan, sangat berkesan bisa berkunjung ke rumah sakit tertua di Pulau Dewata warisan kolonial. 'Kami sangat terkesan dengan rumah sakit warisan ini, dan apa yang diperoleh nantinya disesuaikan dalam segala aspek yang akan diterapkan di rumah sakit Maumere, baik dari segi regulasi maupun kebijakan-kebijakannya, dengan harapan rumah sakit T.C. Hillers Maumere dapat lebih meningkatkan kwalitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Sikka dan sekitarnya', tutup Gorgonius.

Rombongan mengakhiri kunjungan dengan tinjau lapangan di sekitar lingkungan RSUD Wangaya Kota Denpasar, didampingi Wadir Penunjang dan Pengembangan SDM, dr. Dayu Asweni, M.Kes, meninjau sistem pembakaran medis Incenarator. #humasrsudw2019


  • 18 Juni 2019
  • Oleh: rsudwangaya
  • Dibaca: 183 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

dr. Dewa Putu Alit Parwita, M.Kes

23

Sep

Desa Ubung Kaja

Air Mati


22

Sep

I made sutawan

LPJ padam





Bagaimana Pendapat Anda Tentang Pelayanan Kesehatan Yang Anda Terima di RSUD Wangaya Kota Denpasar?