Pembangunan Zona Integritas Di Lingkungan RSUD Wangaya Kota Denpasar

  • 13 Mei 2019
  • Oleh: rsudwangaya
  • Dibaca: 215 Pengunjung

“Untuk mempercepat proses pencapaian reformasi birokrasi pada unit kerja, dilakukan melaui upaya pembangunan zona integritas. Zona integritas merupakan predikat yang diberikan kepada instansi, yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui upaya pencegahan korupsi, reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Pencanangan instansi yang ditetapkan sebagai Pembangunan Zona Integritas di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar sudah dilakukan pada tanggal 27 Pebruari 2019 bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Denpasar oleh Bapak Walikota Denpasar”. Hal tersebut disampaikan Wakil Direktur Administrasi Umum RSUD Wangaya, Drs. I Gst. Ag. Putera Dhyana, M.Si selaku Ketua Tim Pembangunan Zona Integritas RSUD Wangaya Kota Denpasar, dalam laporannya saat Apel Pencanangan Zona Integritas di Lapangan Tenis RSUD Wangaya, Senin (13/5).

Lebih lanjut Agung Dhyana mengatakan, RSUD Wangaya Kota Denpasar merupakan salah satu OPD yang terpilih sebagai percontohan Zona Integritas di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, disamping 2 OPD lainnya yaitu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Penetapan RSUD Wangaya sebagai pilot project atau unit percontohan pembangunan Zona Integritas didasari oleh beberapa pertimbangan, antara lain karena dianggap sebagai unit yang penting / strategis dalam melakukan pelayanan publik, mengelola sumber daya yang cukup besar dan memiliki tingkat keberhasilan reformasi birokrasi yang cukup tinggi.

Sementara itu Plt. Direktur RSUD Wangaya, dr. Dewa Putu Alit Parwita, M.Kes dalam pengarahannya mengatakan dibentuknya Zona Integritas ini merupakan penerapan dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No.60 Tahun 2012 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM di Lingkungan Instalasi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No.52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Peraturan ini dikeluarkan mengingat kondisi korupsi di Indonesia masuk dalam kategori kronis dari waktu ke waktu karena secara umum sistem penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia masih belum berorientasi sepenuhnya terhadap pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good goverment). Reformasi birokrasi merupakan salah satu langkah awal untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat dan profesional.

“Kita mesti berbangga karena RSUD Wangaya dipilih sebagai pembangunan Zona Integritas dengan mempertimbangkan bahwa RSUD Wangaya memiliki tingkat keberhasilan reformasi birokrasi yang cukup tinggi. Pembangunan Zona Integritas merupakan komitmen dari seluruh jajaran rumah sakit untuk menciptakan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Saya percaya kita semua dapat menciptakan hal itu”, imbuh dr. Alit Parwita.

Apel Pencanangan Zona Integritas yang diikuti oleh Direksi dan seluruh pejabat struktural, Ketua Komite, SPI, seluruh dokter spesialis dan dokter umum, kepala SMF, kepala instalasi, seluruh kepala ruangan dan wakil kepala ruangan serta seluruh staf manajemen RSUD Wangaya, diakhiri dengan penandatanganan komitmen pencanangan Zona Integritas. #hmsrsudw2019


  • 13 Mei 2019
  • Oleh: rsudwangaya
  • Dibaca: 215 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

dr. Dewa Putu Alit Parwita, M.Kes

23

Sep

Desa Ubung Kaja

Air Mati


22

Sep

I made sutawan

LPJ padam





Bagaimana Pendapat Anda Tentang Pelayanan Kesehatan Yang Anda Terima di RSUD Wangaya Kota Denpasar?