Pasien Rawat Inap Gunakan Hak Pilihnya Pada Pemilu Tahun 2019

  • 17 April 2019
  • Oleh: rsudwangaya
  • Dibaca: 170 Pengunjung

Sekitar pukul 12.45 wita, petugas KPPS TPS 11 Desa Dauh Puri Kaja didampingi jajaran manajemen rumah sakit membantu warga yang sedang menjalani rawat inap di RSUD Wangaya Kota Denpasar untuk melakukan pencoblosan Pilpres dan Pileg, Rabu (17/4/2019) siang tadi. Petugas langsung menuju ruangan rawat inap sesuai data yang diberikan pihak rumah sakit.

Kasubag Hukum dan Humas RSUD Wangaya Kota Denpasar, A.A. Ngurah Suastika mengatakan, pasien yang dirawat di masing-masing ruangan tetap ikut berpartipasi dalam pesta demokrasi tahun ini dan berhak menggunakan hak pilihnya. 'Berdasarkan data terhimpun, ada 6 pemilih dengan A5 yang berhak memilih, namun 1 diantaranya meninggal dunia, sehingga total pemilih hanya 5 orang saja', ucapnya.

Sebelumnya pihak rumah sakit telah bertemu dengan KPU Kota Denpasar untuk meminta informasi terkait pasien yang menjalani rawat inap dalam menggunakan hak pilihnya. Lebih lanjut arahan KPU agar pasien yang masih menjalani opname hingga 17 April 2019 agar didata, sehingga segera dibuatkan A5 sebagai syarat pencoblosan. 'Senin (15/4) data sudah kami setorkan ke KPU Kota Denpasar sebanyak 26 pemilih, namun sampai hari ini (17/4), data pasien rawat inap yang berhak memilih dan memenuhi syarat A5 hanya 5 orang', imbuh Suastika.

Ditemui terpisah humas rumah sakit, lebih lanjut Ketut Alit Adnyana Yuda, Ketua PPS Dauh Puri Kaja mengatakan, A5 merupakan dokumen diperuntukkan bagi yang berpindah tempat memilih. Ada 11 ketentuan sebagai dasar dikeluarkannya A5, salah satunya adalah untuk orang sakit atau yang sedang menjalani rawat inap dirumah sakit. 'Sejauh ini kami sampaikan, tidak ada kendala dalam menangani pemilih A5 di rumah sakit, karena sebelumnya kita sudah berkoordinasi dengan pihak manajemen rumah sakit, dan kami apresiasi kepada pihak RSUD Wangaya Kota Denpasar telah bekerja maksimal dalam membantu proses Pemilu ini', imbuhnya seraya mengharap agar kedepan ada regulasi yang memungkinkan untuk menyediakan TPS di rumah sakit, sehingga pelaksanaan pencoblosan lebih efektif. #humasrsudw2019


  • 17 April 2019
  • Oleh: rsudwangaya
  • Dibaca: 170 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

dr. Dewa Putu Alit Parwita, M.Kes

23

Sep

Desa Ubung Kaja

Air Mati


22

Sep

I made sutawan

LPJ padam





Bagaimana Pendapat Anda Tentang Pelayanan Kesehatan Yang Anda Terima di RSUD Wangaya Kota Denpasar?