Jajak Pendapat
Apakah Informasi yang tersaji pada Website RSUD Wangaya, bermanfaat bagi Anda?
Baca Berita

Mengimplementasikan Konsep Tri Hita Karana dalam Pelayanan, RSUD Wangaya Laksanakan Pujawali di Tengah-tengah Pelayanan kepada Masyarakat

Oleh : rsudwangaya | 12 Juni 2014 | Dibaca : 2058 Pengunjung

Manusia adalah ciptaan Tuhan, sedangkan roh yang ada dalam diri manusia merupakan percikan suci kebesaran Tuhan yang menyebabkan manusia dapat hidup sehingga dapat memberikan pelayanan kepada sesama. Oleh karena itu setiap manusia wajib berterima kasih, berbakti dan selalu sujud kepada Tuhan Yang Maha Esa. Rasa terima kasih dan sujud bakti RSUD Wangaya Kota Denpasar atas segala prestasi yang diperoleh terkait peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat dilakukan melalui pelaksanaan Upacara Pujawali di Pura Dharma Udyana RSUD Wangaya yang jatuh bertepatan pada Hari Purnama Sasih Sadha, Kamis (12/6).

Wakil Direktur Administrasi Umum, Drs. I Made Maja Winaya, M.Si mengatakan Pujawali yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini adalah untuk memohon perlindungan dan restu sehingga program yang sedang dan ingin diraih RSUD Wangaya ke depan dapat terwujud dengan baik dan maksimal. “Banyak hal yang masih harus dilakukan RSUD Wangaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang bermutu. Terlebih pada tanggal 23 Juni mendatang akan dilakukan penilaian akreditasi untuk RSUD Wangaya. Saya rasa ini adalah suatu momentum yang tepat bagi seluruh warga RSUD Wangaya untuk menyatukan kedua tangan dan berbakti dengan pikiran jernih memohon bimbingan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa”, kata Maja Winaya.

Dalam Pujawali yang dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Tegal Sari ini, seluruh pegawai RSUD Wangaya akan mengikuti persembahyangan yang akan dimulai sejak pagi hari. Dapat diinformasikan kepada seluruh masyarakat bahwa pelayanan rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat akan tetap berjalan sesuai jam pelayanan.

“Kami memang membuka loket pendaftaran dan Poliklinik seperti biasa. Hal ini dikarenakan jumlah pasien yang terus membludak semenjak sistem BPJS diberlakukan. Kami ingin agar Pujawali bisa tetap berjalan namun tidak mengganggu jalannnya pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu bagi dokter dan perawat yang kebetulan dapat tugas jaga di Poliklinik diberikan kesempatan untuk dapat bersembahyang secara bergiliran. Kami juga mohon agar masyarakat dapat memaklumi situasi ini,” imbuh Maja Winaya.

Antusias karyawan terhadap pelaksanaan upacara Pujawali tahun ini begitu besar terbukti mulai H-2 Pujawali, para karyawan dan karyawati sudah melakukan kegiatan ngayah. Kemarin malam diadakan pula Pesantian dan Geguntangan. Pada Hari ini Kamis, (12/6) Kesenian Tari Wali melengkapi prosesi upacara yang sedang berlangsung diiringi Tabuh Angklung Kebyar dari Sekaa Tedung Sari Satya Laksana Kediri Tabanan. Tidak ketinggalan pula karyawan yang memiliki talenta kesenian lainnya seperti Gender yang dimainkan oleh Wakil Direktur Penunjang dan Pengembangan SDM juga ikut ngaturang ayah. Seniman Bebondresan Ayu Maimunah yang berkolaborasi dengan karyawan RSUD Wangaya juga ikut berpartisipasi pada upacara kali ini.


Oleh : rsudwangaya | 12 Juni 2014 | Dibaca : 2058 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Video
No Video.
Facebook
Twitter