Jajak Pendapat
Bagaimana Pendapat Anda Tentang Pelayanan Kesehatan Yang Anda Terima di RSUD Wangaya Kota Denpasar?
Baca Berita

RSUD Wangaya, Kembali Raih Akreditasi Paripurna

Oleh : ayagnawdusr | 17 Juli 2017 | Dibaca : 386 Pengunjung

Jika dilihat kembali tiga tahun kebelakang, kita teringat momen-momen dimana RSUD Wangaya Kota Denpasar mendapat gelar akreditasi rumah sakit tertinggi, yaitu Paripurna Bintang Lima dari KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit) pusat. Prestasi tersebut diraih tidak dengan sekadar membalik telapak tangan, segala persiapan telah dilakukan jauh-jauh sebelumnya. Dengan komitmen dan semangat juang dari seluruh komponen rumah sakit, bersatu padu untuk dapat meraih prestasi yang menjadi idaman di seluruh rumah sakit tersebut.

Ternyata momen itu tidak hanya sebuah kenangan, tahun 2017 ini RSUD Wangaya Kota Denpasar didaulat kembali untuk memangku prestasi yang membanggakan tersebut, rumah sakit besutan jaman Belanda ini mendapatkan gelarnya kembali sebagai rumah sakit dengan akreditasi tingkat Paripurna. “Pagi yang cerah ini kita semua patut berbahagia dan berbangga, bahwa apa yang kita kerjakan selama ini telah membuahkan hasil yang kita cita-citakan. Selamat untuk kita semua, pagi ini saya resmi umumkan RSUD Wangaya Kota Denpasar, kembali mendapatkan predikat Paripurna,” tegas Direktur RSUD Wangaya Kota Denpasar, dr. Setiawati Hartawan, M.Kes, saat apel rutin pegawai di areal parkir bawah, RSUD Wangaya, Senin (17/7) pagi.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa akreditasi ini bukanlah sebuah ujian sesaat, melainkan bagaimana menjadi budaya, apa yang dikerjakan selalu mengacu pada aturan yang ada. Utamaya adalah bagaimana cara untuk memberikan pelayanan serta kepuasan pelanggan dengan safety. Jadi dengan memberikan pelayanan untuk kepuasaan pelanggan dengan berpedoman pada keselamatan pasien. Artinya disini bahwa safety diwajibkan untuk semua warga rumah sakit, terutama pelanggan dan penungu pasien. Tidak hanya untuk pelanggan dan penunggu pasien saja, untuk diri sendiri sebagai karyawan rumah sakit diharapkan untuk safety.

Terkait akreditasi, Direktur yang akrab dengan senyumnya ini menambahkan, bahwa tidak cukup sampai disini saja, bahwa masih banyak tugas-tugas yang harus kita kerjakan setelah lulus Paripurna. Terlihat kecil memang, namun bagaimana implementasinya itu yang perlu untuk dipahami, segala sesuatunya harus berdasarkan SPO (Standar Prosedur Operasional). “Jadi tugas-tugas yang belum selesai tersebut mari kita kerjakan bersama-sama, sehingga nantinya menjadi budaya, bahwa pekerjaan itu adalah budaya kita, budaya kerja. Utamanya adalah budaya safety. Dan hal yang terpenting adalah bagaimana kita berperilaku untuk mengikuti aturan-aturan yang ada, sehingga kita juga akan terselamatkan jika sudah mengikuti rule yang sudah ada, maka dari itu mari budayakan safety,” tegasnya.

 Dengan mendapatkan akreditasi Paripurna ini, merupakan sesuatu yang sangat berkesan, segala pekerjaan selama ini dapat terselesaikan dengan baik, utamanya bagaimana sebuah rumah sakit dapat melakukan pasien safety atau keselamatan terhadap pasiennya. “Kami berharap bahwa ini tidak hanya sekadar wacana dan sebuah sertifikat, namun betul-betul dilaksanakan oleh seluruh staf yang ada di RSUD Wangaya, untuk bisa memberikan pelayanan terbaik sesuai standar dan mengikuti standa-standar atau kaedah-kaedah yang ada,” tutup Setiawati, didampaingi Wadir Penunjang dan Pengembangan SDM, dr. Dewa Putu Alit Parwita, serta Wadir Pelayanan Medik dan Keperawatan, drg. I.G.A. Alit Nilawati. dns_humas


Oleh : ayagnawdusr | 17 Juli 2017 | Dibaca : 386 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Facebook
Twitter