Jajak Pendapat
Bagaimana Pendapat Anda Tentang Pelayanan Kesehatan Yang Anda Terima di RSUD Wangaya Kota Denpasar?
Baca Berita

RSUD Wangaya di Monitoring Tim Kementrian PAN-RB RI

Oleh : ayagnawdusr | 13 Juli 2017 | Dibaca : 343 Pengunjung

RSUD Wangaya sebagai rumah sakit pilihan utama bagi masyarakat khususnya di Kota Denpasar, selalu maksimal dalam memberikan pelayanan kesehatan yang mengacu pada standar pelayanan dan mengutamakan keselamatan pasien kepada masyarakat, ini terbukti RSUD Wangaya Kota Denpasar mendapat tingkat akreditasi Paripurna Bintang Lima. Kaitannya dengan pelayanan publik, rumah sakit tertua di Bali ini mengkombinasikan apa yang ada dalam standar-standar akreditasi, dimana seluruh standar itu mengacu pada aturan-aturan yang ada. Dan utamanya dalam pelaksanaan RSUD Wangaya Kota Denpasar selalu berpedoman pada, bagaimana mengutamakan pasien baik kepuasan pelanggan maupun keselamatan pasien. Hal tersebut disampaikan Direktur RSUD Wangaya Kota Denpasar, dr. Setiawati Hartawan, M.Kes, dalam sambutannya menerima kedatangan Tim Monitoring Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, di Ruang Pertemuan Atas RSUD Wangaya Kota Denpasar, Rabu (12/7) pagi kemarin. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Tim Evaluasi, Dra. Supriyati, MM selaku Kepala Bidang Pemantauan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah II Kementrian PAN-RB RI beserta anggota Weki Handoko, Ak, hadir pula Kabag Organisasi Setda Kota Denpasar, Desak Nyoman Widiasih, SH, dan beberapa direksi beserta staf di lingkungan RSUD Wangaya Kota Denpasar. “Kami sangat senang pada pagi ini kedatangan Tim Monitoring, untuk memberikan evalusi kepada kami, apakah kami sudah mengikuti kaedah-kaedah untuk pelayanan publik atau belum. Dan kami harapkan pula tidak hanya memonitoring dan mengevaluasi, namun masukan-masukan yang positif bagi rumah sakit ini,” imbuh Setiawati.

Dalam monitoring tahun ini terdapat format yang sedikit berbeda dalam evaluasi pelayanan publik tahun sebelumnya, dimana untuk kali ini menggunakan indeks pelayanan publik yang terdiri dari 3 komponen  berupa formulir. Formulir pertama adalah F-1 merupakan formulir evaluasi yang harus disesuaikan oleh rumah sakit, terdiri dari 6 kebijakan diantaranya, 1. Kebijakan Pelayanan Publik, 2. Standar Pelayanan, 3. Adalah tentang Kepuasan Masyarakat, 4. Pengelolaan Pengaduan yang terhubung lagsung dengan LAPOR Kementrian PAN-RB RI, 5. Inovasi Pelayanan Publik, dan 6. Tentang Profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM). Kemudian Formulir F-2 berupa persyaratan yang digunakan sebagai acuan oleh Tim Monitoring, apakah standar yang ada sudah sesusai dengan yang ada di lapangan, kemudian untuk formulir ketiga yaitu F-3 adalah formulir pengguna layanan kepada responden, dimana setiap unit minimal terdapat 10 responden. “Dimana nantinya untuk mendapatkan hasil akhir tentang evaluasi, ketiga formulir ini yaitu F-1, F-2 dan F-3 akan digabung lalu dibagi 3 sehingga mendapat hasil yang maksimal,” tegas Supriyati.

Lebih lanjut Supriyati menambahkan, bahwa komponen-komponen yang sudah ada tersebut terutama kebijakan, harus disusun kemudian disosialisasikan kepada masyarakat. Selanjutnya mengenai komponen  standar pelayanan sudah lengkap, yang terdiri dari survei kepuasan masyarakat, dan pengelolaan pengaduan. “Namun sedikit masukan, kedepan diharapkan menggunakan sistem online dalam sistem pendaftaran, sehingga masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan pelayanan, seperti pengambilan obat di apotek pelanggan menunggu lama. Dan semoga RSUD Wangaya agar lebih baik serta yang paling penting memberikan kenyamanan, sehingga pelanggan merasa puas melakukan pelayanan kesehatan di RSUD Wangaya,” tambahnya ketika melakukan peninjauan langsung ke lapangan dilingkungan RSUD Wangaya. Mulai dari loket pendaftaran, Lobby Informasi, tinjauan langsung ke kamar kelas III Ruang Cendrawasih, Gedung B dan Instalasi Gawat Darurat (IGD). dns_humas


Oleh : ayagnawdusr | 13 Juli 2017 | Dibaca : 343 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Facebook
Twitter